Category Archives: Artikel Obesitas Atau Kegemukan

Kegemukan atau Obesitas – Artikel 11 – Pengobatan Alternatif Untuk Obesitas

Kegemukan atau Obesitas – Artikel 11 – Pengobatan Alternatif Untuk Obesitas

Diet dengan cara alami adalah belajar tentang kalori, belajar tentang cara yang benar menahan lapar, belajar tentang cara diet benar, belajar mengendalikan lidah untuk makan makanan yang sehat serta meningkatkan aktifitas fisik dan olahraga .

Ternyata hampir sebagian besar orang (setelah tahu cara diet yang benar dan PASTI BISA menurunkan berat badan anda secara sehat dan bisa bertahan lama) :

  1. Takut duluan , dan malas mencoba
  2. Berpikir Tidak sanggup , padahal belum mencoba
  3. Memang tidak mau repot dan tidak mau berjuang
  4. Ingin turun berat badan BANYAK tapi tetap bisa makan enak, banyak dan TIDAK perlu olahraga dan TETAP SEHAT (baik organ tubuh, fisik dan mental)
  5. TIDAK PERNAH berpikir bahwa kesehatan adalah investasi yang sangat BERNILAI
  6. Tidak siap dengan biaya yang dikeluarkan
Untuk mengakomoidasi keinginan orang – orang seperti inilah banyak bermunculan pengobatan alternatif yang ” HANYA MENAWARKAN ” turun berat badan cepat tanpa perlu olahraga dan tetap bisa makan banyak.

Suplemen dengan Label “Natural” dan “herbal”

Beberapa suplemen diet, obat pelangsing dengan mencatut kata-kata “herbal” ada dimana-mana.Tapi benarkah janji mereka sesuai dengan kenyataan ?
Hampir disemua kasus, ke efektifan dan keamanan produk dipertanyakan. Tanyakan kepada dokter sebelum anda membeli obat diet / obat pelangsing yang secara kesehatan jangka panjang dan keamanan untuk organ tubuh anda diragukan.
Produk-produk tersebut sebagian besar adalah produk baru tanpa test kepada manusia jangka panjang. Jadi keamanan untuk organ tubuh secara jangka panjang di ragukan. Jika anda mengkonsumsi obat-obat an yangbaru dibuat (merk baru), maka andalah obyek percobaannya. Bila organ tubuh anda rusak setelah beberapa tahun, anda sendirilah yang akan menanggung akibatnya.

Harga

Suplemen yang bagus tentu berdasarkan penelian, percobaan dan test yang pasti membutuhkan ahli dibidangnya , serta biaya yang sangat besar. Sehingga bila hadir dipasaran tentunya tidak akan dijual sangat murah. Suplemen “herbal” yang dijual sangat murah tentunya anda berpikir :
” kira- kira biaya produksinya berapa? “
” menggunakan penelitian serta siapa ahli yang membuat nya? “
Jika anda meragukan produk seperti ini, sebaiknya jangan membeli. Kesehatan jangka panjang anda akan sangat dipertaruhkan. Sudah banyak contoh kasus yang menggunakan obat pelangsing dan berakhir masuk rumah sakit bahkan kematian karena kerusakan organ, sebagian besar adalah liver , jantung dan ginjal. Silahkan dibaca artikel berikut : klik tautan berikut

Sekedar informasi tentang Herbalife :

  • Sudah berdiri sejak 1980
  • Ada di 90 Negara di dunia termasuk Indonesia
  • Dibuat berdasarkan penelitian oleh ahli dibidang nutrisi yaitu Dr.Louis J Ignaro Phd (Peraih Nobel Pada Tahun 1998) dan Dr.David Weber (Direktur ” Mark Hughes” NUtrition dan Human Nutrition Laboratory UCLA)

Harga pasti lebih mahal, tapi keamanan jangka panjang bisa dipastikan aman. Bila harga Herbalife terlalu mahal, maka :

  • Diet Herbalife adalah membantu supaya anda makan sedikit tapi tetap bernutrisi, ini bisa anda ganti dengan – pemilihan makanan yang kaya akan serat dan membuat kenyang misalnya sayur mnayur dan buah – buah an.
  • Olahraga lah. Ikut kelas aerobik atau perbanyak langkah anda setiap hari. Ini lebih murah dari diet Herbalife dan sama-sama efektif.

2 Cara diatas bila anda lakukan dengan taratur, berat badan anda tetap bisa turun. Turun berat badan perlahan adalah YANG PALING AMAN dan PALING BISA BERTAHAN dalam jangka panjang. Tentukan target turun berat badan 1/2 kg setiap minggu. Rubah kebiasaan anda makan gorengan, camilan, roti, nasi dalam porsi besar ke menu yang lebih sehat. Cara ini murah tapi pasti efektif dan aman buat kesehatan anda jangka panjang.

Jangan mudah tergiur dengan penggunaan obat – obat an pelangsing. Apapun cara dietnya jika anda tidak merubah perilaku hidup menjadi lebih sehat. Semua itu akan percuma. Meskipun anda diet dengan Herbalife paket SUPER DUPER ULTIMATE PLUS jika anda tetap makan banyak dan jarang bergerak serta tetap nyamil dan makan gorengan – Diet anda 99% adalah GAGAL.

 

Akupuntur dan Hypnosis

akupuntur untuk obesitas

Akupuntur dan hypnosis bisa juga sebagai akternatif untuk mengobati obesitas. Tanyakan dengan dokter anda, tentang prosedur akupuntur dan hypnosis bila anda tertarik untuk menjalani pengobatan melalui cara ini.

hypnosis

Tapi sebelum anda melakukan itu semua, anda harus paham, jika anda ingin turun berat badan dan terjaga selamanya, anda tetap harus menjaga pola makan dan harus tetap beraktifitas. mengapa ?

  • Umur. Telah menjadi takdir manusia, semakin tua maka akan semakin lambat metabolisme, terutama wanita yang akan mengalami masa menopause. Sehingga semakin bertambah umur anda yang anda butuhkan adalah makanan dengan kandungan nutrisi tinggi tetapi dalam jumlah sedikit dan harus tetap aktif bergerak. Jika anda malas bergerak dan malah makan semakin banyak , kegemukan akan gampang mampir ke anda. Otomatis semua penyakit yang menyertai obesitas akan menjadi milik anda.
  • Makan banyak identik dengan kalori yang banyak. Kalori yang banyak sebagian besar dirubah oleh tubuh menjadi lemak. Jadi diet tidak makan nasi, tapi ayam goreng dan camilan masih banyak adalah sama saja. Kelebihan kalori dari ayam gorengpun akan dirubah menjadi lemak, dan andapun tetap bisa gemuk.
  • Mendengar kata olahraga buat anda yang malas olahraga tentu menjadi sesuatu yang rasanya berat untuk dilakukan. Padahal sejatinya olahraga yang dibutuhkan bukan harus ke gym. Jalan kaki adalah obat ampuh untuk menggantikan olahraga di gym. Belilah pedometer yang menghitung langkah kaki anda. 5000 langkah bagi pemula sudah sangat capek. Tapi 10.000 langkah dalam sehari adalah yang paling dianjurkan. Hidup sudah sangat dipermudah, bahkan naik tangga diganti dengan lift. Gunakan tangga, biarkan jantung anda berdetak lebih kencang. Inilah yang sejatinya dibutuhkan oleh tubuh.

 

Kesehatan adalah INVESTASI yang SANGAT Bernilai

Apakah benar demikian ? bukankah investasi yang bagus saat ini adalah properti dan emas ?

mari kita tinjau :

Jika anda obesitas diawal, penyakit masih jauh dari anda, tetapi itu tidak bertahan lama. Saat umur mendekati 40 tahun an, segala penyakit yang menyertai obesitas akan segera datang. Memang ada beberapa kasus dimana saat umur 40-an orang yang obesitas sepertinya sehat. Obesitas selalu diikuti dengan lemak perut yang banyak dan buncit. Secara medical jantung dan organ dalam perut diselimuti olah lemak dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga penyakit yang menyertai obesitas tinggal menunggu waktu saja. Seperi bom waktu.

Di umur 30 – 40 an adalah saat produktif bagi anda untuk keluarga, baik sebagai penopang ekonomi maupun sebagai penopang rumah tangga (suami atau istri). Jika salah satu dari anda sakit tentu akan menghasilkan rumah tangga yang timpang. Apalagi bila yang sakit adalah penghasil keuangan utama keluarga. Pakai asuransi kan bisa ?

Asuransi kesehatan akan ” ON” bila anda sakit. Bila sakit masih ringan tentu tidak masalah. Yang terjadi saat obesitas adalah penyakit kelas berat dari Stroke, Jantung dan Diabetes. Diabetes tidak membunuh, komplikasinyalah yang membunuh. Komplikasi disini bisa apa saja, dari jantung, tekanan darah bahkan ginjal. Dan ini bisa acak, salah satu atau beberapa komplikasi sekaligus. Bila anda sakit akan memerlukan dana yang tidak sedikit dan waktu yang lama untuk pemulihan.

Bila anda mendapat ganti biaya dari kantor atau asuransi tentu lebih enak, tapi waktu yang terbuang saat anda sakit tentu tidak efektif bukan.

Ambil contoh – Dalam sehari anda bisa mendapat uang sekitar 50rb sampai dengan 100rb bahkan untuk kelas profesioanal bisa jutaan dalam sehari. Saat anda sakit jantung dan butuh operasi berapa biaya yang harus anda keluarkan, resiko jika gagal jantung, dan kesehatan mental baik anda dan keluarga.

Dengan diet yang benar anda mungkin keluar dana sekitar sekian juta tapi waktu anda tetap efektif dan tetap bisa cari uang. Di umur yang bertambah anda bukannya sakit tapi tambah sehat. Jika anda tetap bisa cari uang (dengan tubuh sehat meskipun sudah lansia) tetap bagus bukan.

Yang kita inginkan adalah kita tetap sehat dan TIDAK SAKIT meskipun kita ikut asuransi. Apalagi jika tidak ikut asuransi – SEHAT adalah KUNCI UTAMA supaya dapur tetap bisa mengepul bukan.

Bagi Wanita Kesehatan sangat penting sebagai penopang dalam keluarga. Baik sebagai ibu, istri bahkan Membantu suami untuk mencari uang. Jangan disepelekan kesehatan anda, Tugas sebagai ibu rumah tangga adalah sangat berat dan itu butuh dukungan kesehatan yang prima dan luar biasa.

Jadi Kesehatan adalah Investasi yang lebih penting dari semuanya. Dengan Sehat anda bisa tetap cari uang, beli rumah, beli emas, beli mobil, beli motor, dan bisa beli lainnya. Tetapi saat sakit, tabungan kelaurga akan terkuras dan mental akan lelah.

Sebelum anda obesitas, aturlah makan anda dengan makanan yang sehat. Jika anda obesitas – dietlah dengan cara yang benar dan rubahlah perilaku makan anda yang tidak sehat.

Kegemukan atau Obesitas -Artikel 12 – Pencegahan Obesitas

Kegemukan atau Obesitas -Artikel 12 – Pencegahan Obesitas

Meskipun anda beresiko menjadi obesitas, atau sudah dalam obesitas, ada beberapa langkah yang bisa anda ambil untuk mencegah dan menurunkan obesitas serta menurunkan resiko penyakit yang menyertai obesitas. Cara – cara berikut sudah anda kenal misalnya : olahraga setiap hari, makan makanan yang sehat, serta komitmen jangka panjang untuk mengawasi apa yang akan anda makan dan apa yang akan anda minum.

  • Olahraga secara teratur. Menurut The American College of Sports Medicine, anda perlu berolahraga dengan medium aktifitas selama 150 menit sampai dengan 250 menit setiap minggu untuk mencegah berat badan baik. Olahraga ini bisa berupa jalan cepat dan renang.
  • Makan makanan dan camilan yang sehat. Fokuslah pada makanan yang mengandung kalori rendah serta makanan yang banyak mengandung nutrisi seperti sayur dan buah serta karbohidrat dengan kadar glikemik indeks rendah. Jauhi makanan yang digoreng, mengandung lemak tinggi serta alkohol.

    biasakan anak makan buah dan sayur

    biasakan anak makan buah dan sayur

  • Pelajari dan Ketahui makanan dengan perangkap kalori. Apa yang dimaksud disini adalah makanan yang sepertinya rendah kalori dan tidak mengenyangkan tapi ternyata mengandung kalori yang sangat tinggi. Misalnya Jus buah. Jus buah dengan gula mengandung tinggi kalori apalagi masih ditambahi dengan susu kental manis. Minuman bersoda memang menyegarkan tapi kalori yang ada bisa sangat tinggi dan anda tidak menyadari telah mengkonsumsi makanan dengan kalori yang sangat tinggi. Contoh lainnya adalah kentang goreng, enak – gurih dan renyah tapi mengandung kalori yang tinggi juga. Dan banyak makanan lain yang mengandung perangkap. Hati – hati dan selalu waspada. Ikuti link berikut untuk artikel cara membaca label makanan

    Label makanan - bagaimana cara membacanya ?

    Label makanan - bagaimana cara membacanya ?

  • Monitorlah berat anda dan rasakan perut anda. Berat badan bisa dimonitor dengan menimbang badan. Jangan terlalu sering timbang badan. Timbang badan 1x sebulan sudah cukup. Kenaikan berat badan bisa dirasakan dari perut (lingkar perut). Jika perut anda mulai merasa tidak nyaman memakai rok atau celana anda maka Anda harus waspada. Mulai jaga pola makan anda lagi. Perut sangat mudah menyimpan lemak perut. Perut yang mulai membesar bisa jadi ukuran bahwa anda harus mulai membatasi kalori yang anda makan.
  • Konsisten dan Disiplin. Dari semua macam diet, cara diet dan berapapun biaya yang anda keluarkan, yang paling penting adalah disiplin dalam pemilihan jenis makanan sehat serta aktifitas olahraga dan harian anda.

Wabah Obesitas Pada Anak dan Remaja

Wabah Obesitas Pada Anak dan Remaja

Obesitas biasanya dikaitkan dengan “kemakmuran tapi, dari sisi kesehatan, kondisi ini perlu perhatian serius karena sangat merugikan. Obesitas dapat menimbulkan penyakit kronis, seperti sindrom metabolik, diabetes, hipertensi, stroke, dan kardiovaskuler.

Obesitas adalah penimbunan jaringan lemak secara berlebihan, akibat ketidak seimbangan antara asupan energi dengan pemakaian energi. Untuk mengatakan seseorang mengalami obesitas, di samping dilihat dari gejala klinis, juga harus didukung dengan pemeriksaan antropometri (fisik).Pemeriksaan fisik, meliputi perimbangan berat terhadap tinggi badan, berat terhadap umur, dan tebalnya lipatan kulit (paling sedikit perbandingannya 10% di atas nilai normal).

obesitas pada anak

NEW WORLD SYNDROME

Obesitas dianggap sebagai penyebab munculnya penyakit noninfeksi, yang sekarang banyak terjadi di negara maju maupun negara berkembang. Fenomena ini sering diberi nama Sindrom Dunia Baru (NEW WORLD SYNDROME). Sindrom ini telah menimbulkan beban sosial-ekonomi serta kesehatan masyarakat sangat besar di negara berkembang,termasuk Indonesia.

Sindrom Dunia Baru bertanggungjawab terhadap tingginya morbiditas dan mortalitas di negara-negara yang baru saja mencapai kategori negara maju, termasuk negara-negara Eropa Timur. Modernisasi dan pasar global dirasakan di sebagian besar negara berkembang telah memberikan kepada masyarakat beberapa kemajuan dalam standar kehidupan dan pelayanan yang tersedia.Namun, modernisasi juga membawa beberapa konsekuensi negatif, yang secara langsung atau tidak langsung, telah mengarahkan terjadinya penyimpangan pola makan dan aktivitas fisik, yang berperanan penting terhadap munculnya obesitas.

Saat ini, satu hal yang menjadi perhatian utama para ahli nutrisi adalah bagaimana menyelaraskan asupan energi dan kebutuhan tubuh. Obesitas sebagai penyakit kronik, banyak ditemukan baik di negara maju maupun di negara berkembang.Menyerang semua lapisan, baik anak-anak maupun orang dewasa.Adanya peningkatan junnlah penduduk yang menderita obesitas di hampir seluruh negara di dunia, maka masalah obesitas kini merupakan masalah global.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 1998 bahkan menyebutnya sebagai wabah global (the global epidemic).

 

WABAH OBESITAS MENGANCAM ANAK & REMAJA

Masalah kelebihan berat tidak hanya ditemukan pada penduduk dewasa, tetapi juga pada remaja dan anak-anak. Meski data tentang obesitas di Indonesia belum bisa menggambarkan prevalensi obesitas seluruh penduduk.Tetapi data obesitas pada orang dewasa yang tinggal di ibukota propinsi di seluruh Indonesia cukup mengejutkan.

Hasil survei nasional di ibukota propinsi pada 1996/1997 menunjukkan, 8,1% penduduk laki-laki dewasa (>=18 tahun) mengalami overweight (BMI 25-27), dan 6,8% mengalami obesitas; sebanyak 10,5% penduduk wanita dewasa mengalami overweight, dan 13,5% obesitas.

Pada kelompok umur 40-49 tahun, kelebihan berat badan maupun obesitas mencapai puncaknya, masing-masing 24,4% dan 23% pada laki-laki dan 30,4% dan 43% pada wanita (Depkes, 2003).

Sampai sekarang belum ada data nasional tentang obesitas pada anak sekolah dan remaja.Tetapi beberapa survei di beberapa kota besar menunjukkan, prevalensi obesitas pada anak sekolah dan remaja cukup tinggi. Di Yogyakarta (1999), prevalensi obesitas pada anak SD mencapai 9,7%; sementara di Denpasar (2002) sebesar 15,8%.

TANDA OBESITAS & GEJALANYA OBESITAS PADA ANAK

Terdapat beberapa tanda yang dapat membantu menentukan seorang anak memiliki risiko obesitas.Tanda tersebut meliputi :

  • Riwayat obesitas pada keluarga.
  • Riwayat penyakit akibat obesitas pada keluarga, seperti kardiovaskuler, kolesterol tinggi,tekanan darah tinggi,dan diabetes tipe 2.
  • Riwayat merokok pada keluarga
  • Pola perilaku sedentari (seperti, terlalu banyak menonton televisi) dan rendahnya aktivitas fisik.
  • Tanda-tanda penyakit akibat obesitas meliputi:

a. Faktor risiko kardiak. Penelitian pada anak-anak obesitas menunjukkan tekanan darah rata-rata, detak jantung, dan output kardiak lebih tinggi ketika dibandingkan dengan anak-anak tidak menderita obesitas.

b. Faktor risiko Diabetes tipe 2. Ink’ meliputi intoleransi glukosa dan konsentrasi insulin yang lebih tinggi daripada rata-rata.

c. Gangguan Ortopedik. Beberapa simtom,termasuk tekanan berat tubuh pada sendi organ bagian bawah, tibial torsion dan kaki melengkung, serta slipped capital femoral epiphysis (terutama, pada laki-laki).

d. Gangguan pada kulit, seperti ruam panas, intertrigo, monilial dermatitis, dan acanthosis nigricans.

e. Mengalami masalah psikiatrik/ psikologis. Rendahnya percaya diri,depresi,dan menjauhkan diri dari teman sebaya dapat menyebabkan obesitas

FAKTOR RISIKO MENGALAMI OBESITAS

Seseorang mendapatkan penambahan berat badan ketika input energi melebihi output energi. Input energi adalah makanan. Beberapa penelitian menunjukkan, rata-rata anak-anak obesitas tidak menghabiskan kalori lebih besar secara signifikan daripada teman sebayanya yang ramping. Output energi terdiri dari angka metabolik basal, efek thermal makanan, dan aktivitas.

Efek thermal makanan adalah energi yang dibutuhkan untuk menyerap dan mencerna makanan. Dari variabel ini, aktivitas fisik tidak dipengaruhi faktor genetik, dan karenanya aktivitas fisik sangat mungkin dapat berubah.

Dulu, obesitas dianggap identik dengan tingkat sosial ekonomi yang baik. Kini, di kalangan kedokteran, obesitas dianggap sebagai suatu penyakit. Obesitas, terutama obesitas central, biasanya disertai beberapa keadaan komorbid,seperti diabetes mellitus tipe 2, penyakit kardiovaskuler, osteoartritis, dan beberapa jenis penyakit yang ganas.

Berat badan dan komposisi tubuh manusia ditentukan interaksi yang kompleks antara faktor genetik, lingkungan, dan psikologis.

a). Faktor genetik

Obesitas cenderung diturunkan dalam keluarga.lni menandakan adanya hubungan antara genetik dan obesitas.Selain kebiasaan gaya hidup, pola makan dalam keluarga juga bisa memberikan kontribusi pada obesitas. Pada sebuah penelitian, orang dewasa yang diadopsi semenjak kecil ditemukan memiliki berat badan mendekati orangtua biologisnya daripada orangtua adopsinya. Dalam kasus ini,genetika memiliki pengaruh lebih besar daripada lingkungan keluarga yang mengadopsi.

b).Faktor lingkungan

Bukan hanya gen, lingkungan juga berpengaruh kuat terhadap obesitas. Ini meliputi gaya hidup, dan kebiasaan, seperti bagaimana seorang anak makan dan aktivitas fisik apa yang dilakukannya. Misalnya, orang Amerika cenderung makan makanan berkadar lemak tinggi, dan lebih mementingkan rasa dan kesenangan melebihi nutrisi. lni diperburuk dengan kemajuan teknologi yang membuat berbagai aktivitas menjadi serba mudah. Misalnya, seseorang tidak perlu lagi naik tangga, tetapi cukup memencet tombol lift, maka yang bersangkutan akan sampai ke lantai diinginkan.

Di samping itu, seperti dilaporkan Reuters Health, 25 Oktober 2005, ada sejumlah faktor yang berkontribusi pada meningkatnya obesitas, di antaranya kegemaran anak-anak menonton TV. Menonton TV telah menggantikan aktivitas fisik. yang biasa dilakukan anak-anak, dan banyak di antara mereka menonton TV sambil mengonsumsi junk food.

Dr. Russell M.Viner dari Middlesex Hospital dan Dr.Tim J Cole dari University College, keduanya di London, menemukan, setiap tambahan satu jam menyaksikan TV di akhir pekan pada anak usia 5 tahun akan meningkatkan peluang obesitas sebanyak 7% ketika berumur 30 tahun.

c). Faktor psikologi

Banyak anak-anak makan untuk merespon emosi negatif,seperti kebosanan, kesedihan, dan kemarahan. Kebanyakan orang dengan berat badan berlebih tidak lagi memiliki masalah-masalah psikologi daripada mereka dengan berat badan rata-rata.

POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK

Faktor pola makan dan pola aktivitas fisik mempunyai pengaruh kuat terhadap keseimbangan energi, dan dapat dikatakan sebagai faktor utama yang bisa dimodifikasi (modifiable factors). Melalui faktor-faktor tersebut, banyak faktor luar tubuh yang dapat memicu pertambahan berat badan. Lebih jelasnya, diet tinggi lemak dan tinggi kalori dan pola hidup kurang gerak (sedentary lifestyles) adalah dua karakteristik sangat berkaitan dengan peningkatan prevalensi obesitas di seluruh dunia.

Beberapa data cross-sectional menunjukkan adanya hubungan negatif antara BMI dan aktivitas fisik (Rising and Friends 1994; Schulz & Schoeler, 1994), yang menunjukkan orang obesitas atau gemuk mempunyai aktivitas fisik yang kurang dibandingkan orang-orang ramping. Beberapa hasil studi menunjukkan, rendahnya dan menurunnya aktivitas fisik merupakan faktor paling bertanggungjawab terjadinya obesitas. Obesitas, misalnya, tidak terjadi pada atlit yang aktif, sedangkan atlit yang berhenti melakukan latihan olahraga lebih sering mengalami kenaikan berat badan dan kegemukan.Lebih lanjut, kecenderungan sekuler (secular trend) dalam kenaikan prevalensi obesitas paralel dengan penurunan aktivitas fisik dan peningkatan perilaku hidup kurang gerak atau sedentary lifestyle.

Salah satu studi paling baik yang menyokong hipothesis ini adalah yang dikemukakan Prentice & Jebb (Prentice &Jebb,1995).Penelitian tersebut menilai faktor yang berkontribusi pada ketidakaktifan seseorang, seperti jumlah waktu digunakan untuk menonton televisi atau jumlah mobil per keluarga. Penelitian menunjukkan, penurunan aktivitas fisik dan atau peningkatan perilaku hidup sedentari mempunyai peranan penting dalam peningkatan berat badan, dan terjadinya obesitas.

Pada sebuah studi di tahun 2003, yang melibatkan 4.747 siswa/ siswi SLTP Kota Yogyakarta dan 4.602 siswa/siswi SLTP Kabupaten Bantul, ditemukan sebanyak 7,8% remaja Yogyakarta dan 2% remaja Bantul mengalami obesitas. Rata-rata asupan energi anak obesitas di kota Yogyakarta adalah 2818,3 ± 499,4 kkal/hari, sedangkan rata-rata asupan energi remaja nonobesitas adalah 2210,4 ±329,8 kkal/hari. Dengan kata lain, asupan energi remaja obesitas adalah 607,9 kkal/ hari lebih tinggi dibandingkan remaja nonobesitas.Yang menarik, remaja obesitas 2-3 kali lebih sering mengonsumsi fast food seperti Mac Donald, Kentucky Fried Chicken, Pizza, dan lain sebagainya. Remaja obesitas mempunyai waktu menonton TV lebih lama dibandingkan remaja nonobesitas (3,14 ±1,56 jam/hari banding 2,62 ± 1,67 jam/hari). Remaja obesitas mempunyai waktu untuk aktivitas ringan, seperti baca buku, duduk-duduk, main playstasion lebih panjang (12,20 ± 1,94 jam/ hari banding 11,36± 1,76 jam/hr) dibandingkan remaja nonobesitas.

Sebaliknya, remaja obesitas mempunyai waktu untuk melakukan aktivitas sedang atau berat, seperti naik sepeda, main sepak bola, bola basket, dan sebagainya lebih pendek dibandingkan remaja nonobesitas.

Dalam analisis lebih lanjut ditemukan:

  • remaja dengan asupan energi normal (<2.200 kkal/ hari), tetapi nonton TV >=3 jam/ hari mempunyai risiko obesitas 2,7 kali lebih tinggi dibandingkan remaja dengan asupan energi normal <2,200 kkal/hari dan waktu nonton TV <3 jam/hari.
  • Remaja dengan asupan energi tinggi (>=2,200 kkal/ hari) dan mempunyai waktu nonton TV >= 3 jam/hari mempunyai risiko menderita obesitas 12,3 kali lebih tinggi dibandingkan remaja dengan asupan energi <2.200 kkal/hari dan waktu nonton TV <3 jam/hari. Studi ini menunjukkan adanya interaksi bersifat additif, multiplikatif antara gaya hidup sedentarian dan diet tinggi kalori.

Cara Mengetahui Obesitas Atau Tidak

Cara Mengetahui Obesitas Atau Tidak

Umumnya, orangtua tidak mengkhawatirkan kondisi berat badan yang berlebih pada anak, sampai diingatkan oleh petugas kesehatan atau orang di sekitarnya, seperti guru, misalnya. Pada orang dewasa menunjukkan fenomena yang sama.

Ahli mengatakan, seseorang dikatakan mengalami obesitas jika beratnya sedikitnya kelebihan 10% dari berat yang dianjurkan berdasarkan tinggi dan bentuk badan. WHO sendiri mengeluarkan panduan overweight dan obesitas berdasarkan indeks massa tubuh yang dimodifikasi sesuai usia, dan jenis Seperti apa, sih, seseorang dikatakan obesitas?Cara paling mudah adalah dengan memahami “ukuran-ukuran”.

Cara Mengetahui Obesitas dari Indeks Massa Tubuh

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita obesitas atau tidak, bisa dilihat dari Indeks Massa Tubuh atau IMT-nya. Kalau IMT mereka sudah di atas 30/m2 pada laki-laki sebesar 9,16% dan 11,02% pada perempuan. Bila melebihi angka tersebut, bisa dipastikan orang tersebut menderita obesitas. Cara menghitung IMT adalah dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan kuadrat, dalam ukuran meter. Ukuran BMI 18,5-24,9 dikategorikan sebagai normal, 25-25,9 masuk kategori overweight, sedangkan lebih dari 30 berkategori obesitas”jelasnya.

Cara Mengetahui Obesitas dari Lingkar Perut

cara mengetahui obesitas

Tidak hanya IMT, obesitas atau tidaknya seseorang juga bisa dilihat dari ukuran lingkar perutnya. Pernah melihat orang yang tubuhnya nggak terlalu gemuk, tapi memiliki lingkar perut yang besar? Bisa jadi orang ini juga menderita obesitas meski tidak terlihat terlalu gemuk.Orang dengan lingkar perut di atas 80 cm, sudah masuk dalam kategori obesitas. Berdasarkan studi DKI tahun 2006, sebanyak 59,4% perempuan di Indonesia mengalami hal ini.

Cara Mengetahui Obesitas dari Lingkar Leher

Mengukur lingkar leher anak mungkin menjadi cara baru untuk membantu memantau anak-anak yang kelebihan berat badan atau obesitas. Metode sederhana ini bisa menjadi alat monitor yang lebih baik karena indeks massa tubuh (IMT) tidak dapat dipercaya menggambarkan distribusi lemak perut atau lemak dalam.

Alasannya, lingkar leher lebih mudah untuk mengukur dan terbukti berkorelasi dengan indeks massa tubuh pada orang dewasa. Indeks massa tubuh dihitung dengan mengukur tinggi dan berat badan. Pada anak-anak, grafik IMT memperhitungkan jenis kelamin dan usia.

Penelitian mengambil sampel lebih dari 1.100 anak dan remaja usia 6-18 dan menemukan bahwa lingkar leher dengan benar mengidentifikasi proporsi tinggi anak-anak dan remaja yang kelebihan berat badan. Olubukola Nafiu, MD, dan rekan dari University of Michigan menyatakan pengukuran ini ditentukan faktor usia serta jenis kelamin dan membandingkannya standar normal untuk anak-anak.

Para peneliti menyimpulkan, lingkar leher dapat digunakan sebagai alat yang handal untuk mengidentifikasi anak muda dengan indeks massa tubuh tinggi. Lingkar leher diukur dengan pita yang fleksibel, dengan anak-anak dalam posisi berdiri dan kepala terangkat tegak.

Sebagai contoh, anak usia 6 tahun dengan ukuran lingkar leher lebih dari 11,2 inci – 3,6 kali lebih mungkin kelebihan berat badan atau obesitas daripada anak lakilaki pada usia yang sama. Metode ini adalah indikator yang lebih baik pada anak laki-laki.

Darah Yang Membeku dan Obesitas

Darah Yang Membeku dan Obesitas

Darah berfungsi mengangkut oksigen dan nutrisi keseluruh tubuh. Adanya thrombosis atau bekuan darah bisa menyumbat aliran sehingga menyebabkan kematian.

Di Amerika Serikat, berdasarkan data yang dihimpun US Department of Human and Health Services,thrombosis yang menyebabkan sumbatan di dalam jaringan arteri atau vena merupakan penyebab kematian utama tertinggi selain kanker. Setidaknya, dalam satu tahun tercatat 300.000 hingga 600.000 orang terkena thrombosis dan 100.000 diantaranya mengalami kematian.

Fakta thrombosis di Indonesia tak jauh berbeda.Di Asia, termasuk di Indonesia menunjukkan tingginya angka thrombisis.Sayangnya, trombosis hingga saat ini masih kurang disadari masyarakat Indonesia.

Penelitian di Departemen Hematologi dan Departemen Ortopedi FKUI/RSCM tahun 2009, melalui pemeriksaan venografi menunjukkan bahwa 61,5% pasien pasca operasi ortopedi mengalami DVT (Deep Vein Thrombosis), sementara di Negara Barat 40%-80%.

STROKE DAN AMPUTASI Karena Darah Yang Membeku

Thrombosis sebagai salah satu penyebab kematian diam-diam (silent killer) dapat terjadi di dalam jaringan sistem kardiovaskular, yaitu pada arteri, vena, ruangan jantung dan mikrosirkulasi. Trombosis vena atau DVT (Deep Vein Thrombosis) pada umumnya terjadi pada kaki,tetapi dapat juga terjadi pada vena lain. Gejala DVT pada kaki dapat berupa kaki bengkak, perubahan warna, sakit atau nyeri sampai fungsinya berkurang.

Sumbatan pada kaki dapat fatal jika bekuan darah lepas dan terbawa aliran darah serta menyangkut di arteripulmonalis (paru) atau disebut PE (Pulmonary embolism),Ini berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian.

Thrombosis - darah yang membeku

Thrombosis juga bisa terjadi pada arteri jantung yang menimbulkan sumbatan, baik secara total atau partial. Sumbatan total pada arteri jantung akibat thrombosis dapat menyebabkan serangan jantung. Sementara, sumbatan total pada arteri otak akibat thrombosis bisa berbuntut pada stroke.

RESIKO THROMBOSIS – ROKOK dan OBESITAS

Pria maupun wanita sama-sama beresiko. Gaya hidup tak sehat seperti merokok dan obesitas disinyalir ikut menyumbang terjadinya gumpalan pada pembuluh darah.

Pada mereka dengan kolesterol tinggi atau punya kebiasaan merokok, darah yang sudah kental semakin susah mengalir. Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah membuat penampang pembuluh darah menyempit.Adapun asap rokok akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam.

Seperti diketahui, stroke dan serangan jantung merupakan penyebab kematian utama di Indonesia. Faktanya, kedua penyakit ini sangat berkaitan dengan penyumbatan pembuluh darah akibat thrombosis. Sebab itu kita diingatkan untuk selalu menjaga pola hidup sehat sedini mungkin.

Proses thrombosis

Cegah dengan minum obat penurun kolesterol bagi yang kolesterolnya tinggi. begitu juga dengan penyakit lain seperti diabetes, dan obesitas. Hindari merokok, lakukan olahraga dan konsumsi makanan bergizi.

Untung Rugi Buah Kaleng

Untung Rugi Buah Kaleng

Saat ini kecenderungan masyarakat mengonsumsi makanan instan yang praktis semakin meningkat. Termasuk di dalam memiliki produk buah.Tidak perlu repot mengupas, praktis, menarik, dan tahan lama. lnilah keunggulan buah kalengan. Namun kebiasaan mengonsumsi makanan kaleng sepertinya tidak perlu dibudayakan.Apalagi seperti di negara kita yang beriklim tropis dan buah segar tersedia sepanjang tahun. Meskipun praktis, mengonsumsi buah kaleng banyak minusnya.

  • Seperti kandungan nutrisi yang sudah menurun,
  • Bahaya bahkan pengawet yang ditambahkan serta
  • Meningkatnya kandungan gula karena biasanya buah kalengan biasanya direndam dalam larutan gula.

herbalife murah

Kualitas Nutrisi Yang Menurun

Buah-buahan segar merupakan produk pertanian yang mudah mengalami kerusakan. Industri pangan mengolah buah menjadi buah kaleng agar lebih tahan lama, praktis, dan mudah didistribusikan. Menguntungkan memang dilihat dari sisi ekonomi karena dapat mengatasi kelebihan saat panen raya dan meningkatkan nilai ekonomi buah. Namun dampak negatifnya, buah menjadi tidak segar lagi dan banyak food additive yang ditambahkan serta mutu gizi menjadi menurun.

Buah kaleng umumnya memiliki kadar vitamin yang lebih rendah, khususnya golongan vitamin yang larut di dalam air, seperti vitamin C dan B.

Vitamin B dan C juga mudah rusak terhadap pemanasan, pencucian, blansir, dan proses sterilisasi. Proses ini umumnya dilakukan terhadap produk buah kaleng.

Jika buah kaleng umumnya mengandung sedikit vitamin A, mineral, protein, dan lemak. Sebaliknya, kandungan gizi tertentu seperti karbohidrat dan nilai kalori menjadi jauh lebih tinggi karena penambahan sirup gula sebagai media perendam. Media sirup gula atau kristal gula pasir sering ditambahkan di dalam proses pengalengan. Tujuannya agar produk lebih tahan lama dan citarasa menjadi lebih baik. Namun sangat merugikan ditilik dari sisi kesehatan. Mengonsumsi banyak gula tentu akan membuat asupan kalori meningkat.

Jika tidak digunakan untuk beraktivitas, kelebihan kalori akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak. Akibatnya bisa menyebabkan obesitas bahkan penyakit lain yang lebih berbahaya, seperti diabetes.

Komposisi nutrisi yang masih utuh di dalam buah kaleng umumnya serat. Karena serat yang terdiri dari selulosa, hemiselulosa, pentosan, gum, dan pektin relatif tahan pemanasan.

Proses pemanasan juga akan merusak cita rasa dan aroma buah.Akibatnya aroma asli buah-buahan akan berkurang. Rasanya juga menjadi cenderung manis karena kandungan asam dalam buah juga akan berkurang akibat proses pemanasan.

Bahaya dari Bahan Pengawet, Pewarna dan Pemanis

Coba Anda cermati komposisi bahan dalam buah kalengan. Pasti terdapat, natrium benzoat, asam benzoat atau asam sorbat sebagai pengawet. Beberapa jenis garam serta gula juga sering ditambahkan karena sifat kedua bahan ini bersifat higroskopis yang dapat menyerap air sehingga dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen. Dalam ambang batas yang diperbolehkan, menambahkan bahan pengawet ke dalam makanan memang diperbolehkan, namun bahan kimia tetap berdampak negatif bagi tubuh.Jika konsumsi berlebihan dan dalam jangka panjang,akan terjadi akumuIasi yang bisa menyebabkan kanker karena bahan pengawet bersifat karsinogen.

Bahan food additive lain yang sering ditambahkan ke dalam buah kaleng, selain pengawet, juga pewarna, dan pemanis. Bahan tambahan ini akan meningkatkan mutu produk namun bahayanya dapat memicu karsinogen.

Karenanya sebaik-baiknya buah kaleng, mengonsumsi buah segar tetap lebih baik, ditilik dari sisi kandungan gizi dan manfaatnya untuk kesehatan. Buah segar juga memiliki tekstur yang lebih keras sehingga dapat melatih kekuatan gigi dan gusi. Meskipun praktis,buah kaleng juga pasti lebih mahal.Jika ada yang murah dan sehat, kenapa musti mengonsumsi buah kalengan?

herbalife surabaya

Cara Memilih Buah Kaleng

Jika terpaksa mengonsumsi buah kaleng, berikut beberapa tips memilih buah kaleng.

  • Periksa keutuhan kemasan, pilih kemasan yang tidak cembung, cekung, berkarat, atau penyok. Kemasan yang rusak mencerminkan isi yang sudah menurun kualitasnya.
  • Periksa tanggal masa berlaku agar terhindar membeli produk yang kedaluwarsa.
  • Pilih merek buah kaleng yang tertera label dari BPOM dan DEPKES RI. Label kedua lembaga ini menandakan produk telah lolos uji mutu.
  • Cermati tekstur, warna, dan aromanya. Urungkan mengonsumsi jika sudah terjadi perubahan terhadap, tekstur, warna, aroma, dan rasa.
  • Pilih kemasan yang terbuat dari kaca dibandingkan kemasan kaleng. Kemasan kaca lebih aman untuk makanan karena lebih solid dan tidak akan terjadi korosi.herbalife jakarta
  • Simpan buah kaleng di tempat yang sejuk dan kering agar kualitas tetap terjaga dengan baik. Jangan meletakan buah kalengan di tempat yang panas atau terkena sinar matahari langsung karena akan cepat menurunkan kualitas.
  • Segera konsumsi setelah kaleng atau kemasan dibuka. Tutup rapat dan simpan di dalam kulkas jika buah kaleng masih tersisa.

5 Kegunaan Penting Air Putih dalam Kehidupan Sehari – hari

air membuat anda lebih kaya, lebih hemat dan lebih sehat www.dietsehatindonesia.com

5 Kegunaan Penting Air Putih dalam Kehidupan Sehari – hari

Ilmuwan berkata, air adalah dasar dari kehidupan, tetapi diatas itu semua air membawa kegunaan yang terbaik bagi manusia. Ada 5 kegunaan air yang sangat berguna bagi kehidupan harian setiap manusia dibumi, dari turun berat badan sampai mencegah sakit kepala.

1. Mempercepat Metabolisme

air mempercepat metabolisme www.dietsehatindonesia.com

Jika anda sedang dalam diet menurunkan berat badan, minum air dapat mempercepat metabolisme yang berujung pada terbakarnya lemak tubuh. Berdasarkan penelitian yang dipublikasiakan oleh Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, menemukan bahwa minum air ½ liter bisa mempercepat metabolisme 30% pada pria maupun wanita.Percepatan metabolisme dimulai 10 menit dari saat minum dan meningkat sampai titik maximum 30 – 40 menit setelah minum. Minum 2 gelas air sebelum makan membuat anda makan lebih sedikit, kata N. Giancoli, MPH, RD dari The Academy of Nutrition and Dietetics. Kekurangan cairan dalam skala medium membuat metabolisme melambat sekitar 3%. Sehingga sangat disarankan untuk minum air putih , bukan air campur gula dalam bentuk apapun.

2. Air melindungi Jantung

air melindungi jantung www.dietsehatindonesia.com

Minum banyak air bisa melindungi anda dari terserang penyakit jantung. Seorang yang minum air putih 5 gelas atau lebih setiap hari mempunyai resiko meninggal karena penyakit jantung 41% lebih rendah dibanding yang hanya minum 2 gelas sehari ( hasil ini diperoleh dari 6 tahun penelitian yang di publikasikan di American Journal of Epidemiology) .

Sebagai bonus minum air banyak melindungi anda dari resiko terkena kanker. Kekurangan cairan di tubuh, membuat resiko untuk terkena kanker usus berkurang 45% , kanker kandung kemih 50% dan mengurangi resiko kanker payudara juga.

3. Air mencegah sakit kepala

konsumsi air putih mencegah sakit kepala  www.dietsehatindonesia.com

Penyakit sakit kepala yang umum adalah migrain. Dalam satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology, para ilmuwan merekrut penderita migrain dan membagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 diberi obat sakit kepala tapi bohongan (placebo), sedangkan kelompok 2 tidak diberi obat, tetapi menambah konsumsi air 1,5 liter (dari kebiasaan minum air harian).

Didapatkan pada kelompok 1 mengalami sakit kepala lebih sering dibanding kelompok 2 yang mengkonsumsi air. Pada kelompok 2, air membuat frekuensi sakit kepala menjadi berkurang banyak.

Jika anda punya migrain, minum air yang banyak.

4. Konsentrasi meningkat pesat

konsumsi air pujtih membuat konsentrasi meningkat pesat

Otak memerlukan banyak oksigen untuk bisa berfungsi maximal. Sehingga minum banyak air memberi kepastian untuk memberi otak pasokan oksigen yang cukup yang diambil dari darah. Pada kenyataannya minum 8 – 10 gelas air / hari dapat meningkatkan konsentrasi sampai 30%

Kekurangan cairan hanya 1% dari berat tubuh akan membuat konsentrasi menurun drastis, mudah lelah dan tidak bisa fokus pada pekerjaan. Oleh karena itu kebutuhan air harus benar-benar anda perhatikan.

5. Membuat lebih kaya

water-makes-you-rich-329

Minum air putih jauh lebih murah dan sehat , meskipun anda harus membeli air dalam galon / kemasan. Banyak orang yang ternyata tidak bisa minum air putih, selalu membeli jus / soda / softdrink / kopi / teh botol.Banyak kita lihat saat makan siang hampir semua orang di resto / warung / kantin bukan minum air sebagai pendamping makan siang. Justru teh botol, soda, ataupun es teh yang justru tidak sehat karena mengandung kalori yang sangat tinggi.

karbohidrat tinggi dan es teh manis = kalori super tinggi, gampang membuat anda naik berat badan
karbohidrat tinggi dan es teh manis = kalori super tinggi, gampang membuat anda naik berat badan

Air putih itu sehat, murah dan mudah didapat. Jangan jadikan alasan bahwa minum air putih itu kampungan. Minum selain air putiih justru tidak sehat dan berbahaya bagi kesehatan anda. Mungkin tidak sekarang. Tetapi hanya menunggu waktu, komsumsi minuman tidak sehat dan manis serta berkalori tinggi akan menyebabkan diabetes melitus type 2 yang biasanya menyerang sekitar umur 40 tahun an. Minum air putih sudah cukup dan murah. Sisa uang bisa anda tabung, mungkin kelihatan kecil. 1 gelas teh manis / teh botol Rp 3000, air putih dingin ukuran gelas Rp 1500. Anda bisa hemat Rp 1500. Tinggal dikalikan berapa dalam satu tahun. Lumayan bukan. Tapi air putih tidak enak dan tidak segar !

Ah siapa bilang, tinggal dibiasakan. Memang hematnya tidak sampai berjuta-juta, tapi jika anda sakit karena diabetes biaya pengobatan sampai berjuta-juta bukan? Mau hidup sehat atau tidak , tinggal pilih bukan ?