Hati-hati Metabolic Syndrome – Mungkin anda Mengalaminya !

Hati-hati Metabolic Syndrome – Mungkin anda Mengalaminya !

Metabolic Syndrome atau sindrom metabolisme – adalah beberapa kondisi yang terjadi secara bersamaan menaikkan resiko penyakit jantung, stroke dan diabetes. Keadaan ini bisa berupa naiknya tekanan darah, tingginya kadar gula dalam darah serta menumpuknya lemak di sekitar lingkar perut anda serta tidak normalnya kadar kolesterol yang cenderung tinggi.

Jika anda mempunyai salah satu dari beberapa kondisi diatas tidak berarti anda punya metabolic syndrome. Tetapi bagaimanapun juga salah satu dari keadaan ini akan meningkatkan resiko sakit yang serius. Bahkan jika anda mempunyai kondisi yang lebih dari satu, resiko anda untuk sakit akan semakin besar.

Gejala

Apa saja gejalanya?

Jika anda disebut “punya” metabolic syndrome berarti anda mempunyai 3 atau lebih kelainan yang berhubungan dengan metabolisme anda, yaitu :
•Obesitas, jika lemak tubuh anda terkonsentrasi di bagian pinggul dan perut dan lingkar pinggang anda 102 cm atau lebih (bagi pria) dan 89 cm atau lebih (untuk wanita).
Naiknya tekanan darah, hal ini berarti tekanan darah systolic anda (batas atas) adalah 130 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolic anda (batas bawah) adalah 85 mmHg.
•Gula darah, kadar gula darah puasa adalah 100 mg/dL atau lebih.
•Kolesterol tinggi, jika level lemak dalam darah anda adalah – triglyserida (150 mg/dL atau lebih) dan kadar HDL anda adalah 40 mg/dL (pria) dan 50 mg/dL (wanita)

Jika anda punya 1 komponen dari metabolic syndrome ini, bukan berarti anda tidak punya gejala yang lain. Ke-4 hal ini adalah berhubungan. Bila saat ditest “mungkin” anda hanya mengalami obesitas tetapi tidak mempunyai tekanan darah tinggi, gula darah (diabetes) dan kolesterol tinggi, jangan gembira dulu. Ke-tiga hal yang lain akan muncul perlahan dan memperbesar resiko anda untuk sakit yang lebih parah lagi. Dan bila makan anda tidak anda jaga, tekanan darah-diabetes dan kolesterol bisa terjadi tiba-tiba tanpa anda sadari. Yang terjadi adalah anda tiba-tiba jatuh sakit, entah itu stroke atau jantung.

Mengapa Metabolic Syndrome bisa terjadi ?

Resisten Insulin

Metabolic Syndrome berhubungan dengan proses metabolisme tubuh anda, yang disebut sebagai resisten insulin. Apa sih ini?

Insulin adalah hormon yang dibuat oleh pankreas untuk mengontrol gula dalah dalam sistem pembuluh darah anda.

Normalnya, pencernakan anda akan memecah makanan yang anda makan menjadi glukosa. Darah memebawa glukosa ini ke semua jaringan tubuh, dimana ada sel yang menggunakan glukosa ini sebagai bahan bakar. Glukosa bisa masuk ke dalam sel dengan bantuan insulin ini.

Jika pada orang dengan resisten insulin, sel tidak akan merespon dengan jumlah insulin yang normal sehingga glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel untuk diolah menjadi tenaga. Akibatnya gula darah / glukosa yang seharusnya masuk ke dalam sel, tetap ada di sistem pembuluh darah anda yang mengakibatkan level gula dalam darah akan naik. Karena gula darah naik, maka pankreas akan kerja keras untuk memproduksi lebih banyak insulin. Masalahnya pankreas ada batasnya. Saat Pankreas tidak dapat lagi membuat insulin, maka gula darah akan tetap tinggi, saat itulah anda menderita diabetes.

Bingung dengan penjelasan ini?

saya ambil contoh , misalnya :

Wanita umur 28 tahun, tinggi badan 160 cm, berat badan 75 kg – tapi dikatakan sehat. Tapi tetap disebut obesitas bukan?Saat didiagnosis gula darahnya normal, sedangkan berat badan sudah termasuk obesitas.

Saat sehat (dikatakan sehat karena periksa di lab, gula darah terdeteksi normal) dia selalu makan banyak.

Kadang 1 piring kadang juga 5 piring.

Saat dia makan 1 piring (ini makan normal) , pankreas akan membuat insulin sebanyak 1 liter (ini asumsi dan contoh supaya lebih mudah memahami) – untuk membantu glukosa dari 1 piring nasi ini bisa masuk ke sel – untuk pembakaran energi.

Saat dia makan 5 piring, pankreas juga akan membuat insulin sebanyak 5 liter (sekali lagi ini hanya contoh supaya mudah memahami) – untuk membantu glukosa dari 5 piring nasi ini bisa masuk ke sel (untuk pembakaran energi).

Saat makan 5 piring tadi, pankreas yang seharusnya membuat 1 liter insulin (ini saya sebut kadar insulin normal dengan kondisi makan normal), jadi membuat 5 liter insulin. Sel tubuh yang seharusnya menggunakan glukosa dengan dibantu “hanya” 1 liter insulin akhirnya menjadi tahan / resisten dengan dosis yang hanya “1 liter insulin ini”.

Sel tubuh akan minta bantuan lebih banyak insulin lagi … lagi dan lagi .. untuk membantu masuknya glukosa ke sel. Otomatis dosis insulin semakin tinggi. Kalau dibiasakan makan banyak, dosis insulin yang dibutuhkan semakin tinggi – dimana pankreas akan bekerja sangat keras.

Semakin banyak anda makan, semakin kerja keras lah pankreas anda untuk membuat insulin. Jika anda umur 30an / 40an, anda obesitas dan BELUM didiagnosis diabetes, jangan senang dulu. Makan anda yang banyak akan membuat pankreas kerja keras yang berujung pada : RUSAKNYA PANKREAS / Turunnya Fungsi Pankreas.

Saat pankreas rusak, insulin hanya diproduksi sedikit bahkan tidak produksi sama sekali. Sehingga saat anda makan hanya 1/2 piringpun, jumlah insulin yang ada tidak cukup untuk membantu glukosa dari 1/2 piring makanan ini. Akibatnya glukosa yang seharusnya masuk sel, jadi kembali ke darah lagi, sehingga level glukosa (selanjutnya disebut gula darah) menjadi naik.

Saat anda perikasa gula darah, otomatis gula darah pasti tinggi, dan ini disebut DIABETES.

Jika menilik dari penyebab Diabetes adalah karena rusaknya pankreas yang tidak bisa membuat insulin lagi / produksinya hanya sedikit, maka diabetes tidak bisa disembuhkan.

Anda harus mengontrol kalori yang masuk (dari makanan/minuman) sebisa mungkin sedikit tapi berkualitas. Bila ada yang bilang diabetes sembuh, ….. pikir ulang ya … Karena satu-satunya jalan untuk sembuh adalah cangkok pankreas.

Jika pankreas rusak/fungsinya turun, insulin bisa dimasukkan dari obat / insulin yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah , supaya ada insulin yang membantu proses masuknya glukosa ke dalam sel (untuk pembakaran energi/metabolisme).

Jadi jalan untuk mengontrol diabetes, makan tetap di kontrol (dokter ahli nutrisi akan menjelaskan apa saja yang boleh dimakan/tidak boleh dan berapa gram yang boleh anda makan) serta olahraga.Kalori dari makanan/minuman harus dibuang dengan olahraga, karena otomatis saat gula darah tinggi metabolisme akan lambat. Bagaimana mau pembakaran energi, jika insulin yang membantu masuknya glukosa ke sel tidak ada ?

Bagaimana jika Gula darah TIDAK TINGGI, masih dalam batas normal (normal batas atas).

Meskipun level gula darah anda tidak terlalu tinggi, tetapi hal ini tetap berbahaya, sehingga dokter biasanya menentukan sebagai “prediabetes” / gejala diabetes (“gejala” ini adalah ungkapan yang salah, karena diabetes tidak menunjukkan gejala. Saat ada keluhan kesehatan misalnya luka yang tidak sembuh, saat periksa, gula darah anda pasti sudah tinggi, Dan ini Langsung disebut Diabetes).

Prediabetes adalah warning bahwa anda sudah diabetes. Kalau anda masih makan banyak / pasokan kalori masih banyak baik dari makanan/minuman, maka tinggal tunggu waktu saja anda akan divonis POSITIF DIABETES.

Tadi saya sebutkan bahwa ke-empat gejala metabolic syndrome adalah berhubungan. Saat anda obesitas, jika gaya hidup – tidak anda RUBAH. Diabetes pasti jadi teman anda. Saat sel perlu lebih banyak insulin (akan terjadi resistensi insulin) otomatis triglyserida (lemak jahat dalam darah ) akan meningkat. Lemak dalam darah yang tinggi akan mempengaruhi dari kerja ginjal (fungsi ginjal menyaring racun).Jika racun tidak bisa disaring dengan maximal, maka konsentrasi gula tinggi serta racun akan ada didarah. Yang akan menuju pada tekanan darah yang semakin tinggi. Tekanan darah yang semakin tinggi ini akan berakibat pada stroke dan jantung.

Kombinasi dari banyak faktor

Resisten insulin juga tidak melulu disebabkan oleh banyaknya kalori dari makanan/minuman yang anda konsumsi. Bisa jadi disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Pada beberapa orang resisten insulin diperoleh dari gen dari orang tua. Jika anda diabetes, diabetes bisa diturunkan ke anak/cucu. Oleh karena itu jauhi obesitas dan overweight serta jaga pola makan, gaya hidup harus sehat dan selalu aktif bergerak.Dari resistensi insulin akan mengarah pada diabetes. Dari diabetes ini akan banyak komplikasi yang terjadi. Dari rusaknya syaraf terutama mata, rusaknya ginjal dan pankreas serta stroke dan jantung.

Faktor apa saja yang mempengaruhi Metabolic Syndrome?

Seperti sudah dijelaskan diatas, Selain 4 hal diatas ada beberapa hal yang tidak bisa dikontrol. Terlalu banyak makan, bisa dikontrol, tetapi hal – hal berikut ini tidak bisa dikontrol. Apa saja?
•Umur. Resiko metabolic syndrome akan meningkat seiring dengan pertambahan umur. Resiko akan meningkat sebesar 10% saat mencapai umur 20 tahun, dan meningkat menjadi 40% saat anda menginjak usia 60 tahunan.Gejala metabolic syndrome bisa juga sudah terlihat saat usia masih anak-anak/remaja.
•Ras, Ras hispanic (latin) dan asia mempunyai resiko yang besar untuk mendapat metabolic syndrome dibanding ras lainnya.
•Obesitas (ini sudah dibahas diatas)
•Riwayat Diabetes (sudah dibahas diatas, diabetes bisa menurun – pada diabetes type 1). Diabetes type 2 didapat dari makan / minum kalori tinggi yang terlalu banyak.
•Penyakit lain. Diagnosis dari tekanan darah tinggi, penyakit cardiovasculer dan liver serta plycystic ovary synddrome (kelainan metabolisme yang berakibat pada hormon dan alat reproduksi pada wanita) – juga meningkatkan resiko dari metabolic syndrome.

Bagaimana cara menjauhi resiko nya?

Cara mengurangi / menjauhi resikonya ada beberapa hal dimana intinya :

•Anda Harus Mau merubah Gaya Hidup anda. Jika anda malas bergerak, rubahlah itu, cobalah aktif bergerak. Bergerak tidak harus olahraga, jalan kaki, melakukan aktifitas rumah, mengasuh anak, membersihkah rumah dan lain-lain.
•JIka anda makan terlalu banyak, cobalah kenali mengapa anda makan sangat banyak, karena emosi kah sebagai penyebab dominan anda makan banyak (putus cinta, marah, bosan, ada masalah dikantor dll).
•Diet. Anda bisa ikut diet apa saja, dari diet mediteranian, diet dukan, diet Herbalife atau diet vegan. Saran saya pilihkah diet yang alami – Bukan Dengan Obat Pelangsing.
•Kendalikan Stress

Bila ketiga hal diatas bisa mulai anda terapkan ( Merubah gaya hidup itu berat, Tapi Harus dilakukan jika anda ingin tetap sehat dimasa datang), maka hasilnya adalah :
•Lingkar pinggang anda pasti berkurang
•Gula darah anda pasti normal
•Kadar triglyserida anda pasti normal juga
•Serta Tekanan andapun pasti normal

Sehingga anda semakin sehat bahkan terlihat awet muda. Jika anda sudah positif diabetes, jangan takut. Diabetes tetap bisa dikendalikan, tetapi memang harus bisa menahan diri.

Anda yang TIDAK BISA LEPAS dari makan banyak, minum obat penurun gula darah HANYA BEKERJA SEMENTARA. Sebisa mungkin jauhi obat, rubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Makan banyak sayur dan buah, menjauhi daging merah serta banyak beraktifitas. Dengan cara ini gula darah bisa bertahan dilevel normal, meskipun dengan semakin bertambahnya umur konsumsi obat pasti tidak terhindarkan.

Yang penting ikut GAYA HIDUP SEHAT. Ini adalah solusi dari semua masalah penyakit anda. Makan “bersih” – tinggi nutrisi rendah kalori membuat anda tetap sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *