Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Manfaat Daun Katuk

Manfaat Daun Katuk

Manfaat Daun Katuk

DI Indonesia, daun katuk awam menjadi incaran para ibu yang sedang menyusui karena dipercaya bisa mempelancar produksi ASI. Namun ternyata banyak khasiat lain dari daun ini. Bagi kaum pria,senyawa aktif daun katuk diduga mampu merangsang pembentukan hormon keperkasaan yang akan menggenjot vitalitas seksual,meningkatkan produksi dan kualitas sel sperma.

Nutrisi Daun Katuk

Katuk (Sauropus androgynus) bukan tanaman asing bagi masyarakat kita karena banyak

tumbuh di Asia Tenggara. Di berbagai bangsa tumbuhan ini dikenal dalam beberapa bahasa seperti mani cai (Tionghoa),cekur manis (Melayu) dan rau ngot (bahasa Vietnam). Daunnya kecil, berwarna hijau gelap dengan panjang 5-6 cm. Bunganya berwarna merah gelap atau kuning dengan bercak merah gelap dan berbunga sepanjang tahun.

Herbal ini mengandung hampir 7% protein dan serat kadar sampai 19%. Daun ini kaya vitamin K, selain pro-vitamin A, B, C dan asam folat. Mineral yang dikandungnya adalah kalsium,besi,kalium,fosfor,dan magnesium. Warna daunnya yang hijau gelap karena kadar klorofilnya yang tinggi. Disamping itu, daun katuk mengandung sejenis zat yang diduga bekerja sebagai laktaga. Kandungan steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin. Kadar prolaktin yang tinggi inilah yang akan meningkatkan, mempercepat dan memperlancar produksi ASI.Daun katuk merupakan pilihan yang bijak. Namun harus diimbangi dengan asupan nutrisi lain secara seimbang,seperti buah dan kacang kacangan.Untuk mendapatkan hasil yang optimal, daun katuk dapat juga dikombinasikan dengan herbal lain, seperti habatusauda

Manfaat Daun Katuk Untuk Vitalitas

Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat.Terdapat sedikitnya tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang pembentukan hormon-hormon steroid (diantaranya progesteron, estradiol, testosteron,glukokortiroid) dan senyawa eikosanoid (seperti prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, klipoksin, leukotrin).

Jika daun katuk dikonsumsi wanita, senyawa aktif dalam daun katuk akan memacu pembentukan hormon kewanitaan,sehingga kulit menjadi halus, rambut lebih sehat dan lembut. Namun sebaliknya, dalam tubuh laki-laki senyawa aktif daun katuk akan merangsang pembentukan hormon keperkasaan yang akan menggenjot vitalitas seksual. Bahkan, produksi sel sperma melaju pesat seiring dengan peningkatan kualitas sperma,sehingga dapat membantu meningkatkan vitalitas pria.

Berdasarkan hasil penelitian Artantya Putra dari Fak Farmasi Univ.Surabaya menyebutkan bahwa tikus jantan dewasa (Rattus novergicus) yang diberikan daun katuk efektif meningkatkan libido pada dosis 100 mg/kg BB.

Cara Memasak Daun Katuk

Untuk mendapatkan hasil maksimal daun katuk tidaklah sulit. Hampir sama seperti mengolah jenis sayuran lain seperti bayam atau jenis sayuran hijau lainnya. Menurut berbagai sumber, terlalu lama atau terlalu matang memasak daun katuk bisa menurunkan kualitas gizi yang terkandung sehingga otomatis menurunkan manfaat daun katuk tersebut.Salah satunya kandungan vitamin C pada daun katuk segar lebih tinggi dibandingkan daun katuk yang sudah dimasak.Vitamin C mudah larut dalam air dan mudah rusak dalam pemanasan yang terlalu lama.

Bahaya Konsumsi Daun Katuk

Dibalik kelebihannya, ternyata daun katuk menyimpan sejumlah kekurangan.Selain membantu proses metabolisme di dalam tubuh, hasil metabolisme senyawa aktif daun katuk bisa mengganggu penyerapan kalsium, kalsium dan fosfor. Baik kalsium fosfor yang terdapat dalam daun katuk itu sendiri maupun dalam makanan lain yang disantap bersama masakan daun katuk. Penelitian tentang efek samping daun katuk dari Institut Pertanian Tropis Mayaguez yang dilakukan oleh FW Martin dan RM Ruberte, menjelaskan bahwa jika tanaman jenis ini dimakan dalam skala besar, maka muncul rasa nyeri di tubuh seseorang. Bahkan adanya indikasi sakit kepala kemungkinan bisa terjadi apabila konsumsi daun yang berlebih.Meski hal ini belum tentu terjadi begitu saja.

Daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan papaverin. Untuk memakan daun jenis tropis ini,disarankan hanya 1 genggam tangan saja dalam sehari. Meskipun mempunyai banyak manfaat sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 50g/ hari secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama.Senyawa glukokortikoid dalam daun katuk dapat mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor. Efek negatif lainnya adalah menyebabkan insomnia, tidak enak makan, dan sesak napas.

Khusus ibu hamil, tidak disarankan mengonsumsi daun katuk karena diduga dapat berpotensi mempengaruhi kondisi janin.

Makanan Untuk ASI

Daun katuk ternyata bukan satu-satunya makanan yang baik untuk ibu yang baru melahirkan, khususnya yang sedang menyusui. Ada banyak makanan lain yang bisa membantu memproduksi ASI, sekaligus juga memulihkan energi, memproduksi sel-sel darah yang baru, hingga membantu perkembangan otak bayi.

1. Bayam

Bayam boleh dibilang sayuran berdaun hijau yang paling bernutrisi. Sayuran ini mengandung dua zat gizi utama yang dibutuhkan ibu menyusui, yaitu asam folat dan mangan. Asam folat membantu memproduksi sel-sel darah yang baru, yang penting bagi perempuan yang saat persalinan kehilangan banyak darah. Sedangkan mangan membantu perkembangan tulang, tulang rawan, dan kolagen, yang Anda butuhkan jika Anda perlu memulihkan diri dari operasi Caesar. Selain dimasak sebagai sayur bayam, coba sekali-sekali campurkan bayam dalam gado-gado, atau sayuran pengganti selada di dalam roti isi. Baik dikonsumsi: Kapan saja Anda mau.

2. Telur

Telur mengandung 5 – 6 gram protein, yang baik untuk memberikan rasa kenyang lebih lama setidaknya sampai satu jam berikutnya, demikian menurut Bridget Swinney, RD, penulis buku Eating Expectantly. Untuk membantu menurunkan berat badan sehabis melahirkan, konsumsi telur saat sarapan. Ketika perut terasa lebih kenyang, dengan sendirinya Anda tidak akan tergoda untuk mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari. Telur juga merupakan salah satu sumber kolin, nutrisi yang diperlukan untuk membangun pusat memori pada otak bayi. Nutrisi ini bisa ditransfer ke bayi melalui ASI. Baik dikonsumsi: Setiap hari

3. Daging samcan

Samcan adalah daging sapi di area perut. Karena kebanyakan berupa otot, daging ini memang sedikit alot. Namun, itu artinya samcan juga merupakan daging sapi yang lemaknya paling sedikit. Bagian daging ini bisa memberikan nutrisi paling banyak, terutama zat besi dan zinc (seng). Dua mineral ini paling dibutuhkan untuk mendapatkan kembali energi dan memproduksi ASI.

Agar tidak alot, pukul-pukul dulu daging samcan sebelum memasaknya. Kemudian, iris tipis-tipis dan olah sebagai oseng-oseng. Anda juga bisa mengonsumsi daging ayam. Namun, pilih bagian daging yang gelap, seperti kaki dan paha. Meskipun daging bagian ini lebih tinggi lemak dan kalorinya ketimbang daging putihnya (bagian dada), namun kandungan seng dan zat besinya lebih banyak dua kali lipat, begitu menurut Colleen Pierre, RD, instruktur masalah penuaan, nutrisi, dan kebugaran di Johns Hopkins University. Baik dikonsumsi: Tiga kali seminggu

4. Salmon

Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3, yang baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, salmon juga membantu perkembangan otak dan mata bayi. Seperti juga makanan lainnya, nutrisi dari salmon akan diserap oleh bayi saat Anda menyusuinya. Baik dikonsumsi: Satu atau dua kali seminggu.

5. Sereal berserat tinggi

Selain telur, semangkuk sereal juga baik untuk dijadikan menu sarapan. Sereal juga membuat Anda merasa lebih kenyang, dan selain itu juga membantu mencegah sembelit karena kandungan seratnya. Seperti Anda ketahui, para ibu baru biasa mengalami sembelit karena hormon-hormon yang dilepaskan saat menyusui bisa melambatkan kerja usus. Cobalah mencampur sereal dengan yogurt rendah lemak. Selain kaya akan kalsium yogurt juga mengandung probiotik, bakteri baik yang dapat membantu menyehatkan pencernaan. Baik dikonsumsi: Setiap hari.

Resep Sayur Katuk

RESEP SAYUR BENING DAUN KATUK:

Bahan:

– Daun Katuk di cuci bersih. Tiriskan.

– Bumbu dapur Kunci (hampir mirip bentuknya seperti kencur)

– Bawang merah atau Bawang Bombai di potong kotak-kotak

– Irisan jagung (bisa pakai jagung irisan dalam kaleng)

– Gula, garam, air.

Cara memasak:

– Isi panci dengan air, taruh di atas api.

– Bila air sudah mendidih, masukkan bawang merah dan Kunci.

– Masukkan daun Katuk, beri garam.

– Masukkan jagung irisan, beri gula secukupnya.

– Setelah mendidih, angkat. Siap disajikan.

Gambar daun katuk

Daun-Katuk

Gemuk itu sumber penyakit – info Cara diet cepat dan alami 5-15kg/60 hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *